prima causa

Penggerak yang Tak-Digerakkan. Tidak ada sesuatu yang bergerak tanpa penggerak yang ada sebelumnya. Hal ini membawa kita pada suatu regresi, di mana satu-satunya jalan ke luarnya adalah Tuhan. Harus ada sesuatu yang pertama kali menggerakkan, dan sesuatu itu kita sebut Tuhan.

Tuhan sebagai titik akhir?

Sekalipun kita bisa memiliki kemewahan membayangkan sebuah titik akhir dari suatu regresi tak terbatas dan memberinya nama, hanya karena kita membutuhkannya, untuk melengkapi gap logika mengenai penggerak yang tak di gerakan?

after all, jelas tidak ada alasan untuk memberkahi titik akhir tersebut dengan sifat-sifat yang lazimnya dilekatkan pada Tuhan: kemahakuasaan?kemahatahuan? kebaikan, dan pencipta desain, untuk tidak menyebut sifat-sifat yang lebih manusiawi seperti mendengar doa, pemarah, memaafkan dosa, menyayangi sebagian dan membenci lainnya.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s